Keanekaragaman Hayati
Seram Bagian Timur, Maluku – Dalam sebuah langkah strategis untuk mengatasi ancaman kebakaran hutan yang terus-menerus, Sercova secara resmi meluncurkan program pencegahan kebakaran hutan melalui pembentukan dan pelatihan Tim Masyarakat Peduli Api (MPA), pada Hari Rabu (30/7/2025). Acara ini menandai titik awal komitmen Sercova untuk memberdayakan masyarakat lokal, terutama saat menghadapi tantangan musim kemarau, dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Seram Bagian Timur.
Pelatihan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) ini diikuti oleh 30 orang dari Desa Jembatan Basah dan Desa Rukun Jaya yang kemudian dilantik menjadi tim brigade api masyarakat peduli api. Acara pelantikan dan pelatihan ini juga dihadiri oleh pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan dari KPH Bula, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bula, Damkar Bula, serta Sekretaris Desa dari Jembatan Basah dan Rukun Jaya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya sinergi dan dukungan dari pemerintah dan lembaga keamanan setempat.
Para anggota MPA yang baru dilantik telah menjalani serangkaian pelatihan intensif yang mencakup beberapa materi penting, antara lain:
Pelatihan ini dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan praktis dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi garda terdepan dalam penanggulangan kebakaran.
Merespon program ini, Sofyan, Sekretaris Desa Rukun Jaya, menyampaikan apresiasinya.
"Pembentukan Masyarakat Peduli Api ini sangat bagus sekali karena setiap memasuki musim kemarau, di Desa Rukun Jaya seringkali mengalami kebakaran," ujarnya. Sofyan juga menambahkan saran dari masyarakat agar Sercova tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga melakukan perawatan hutan dan biodiversitas di sekitarnya.
Setelah pelatihan dan pelantikan ini, Sercova telah menetapkan langkah tindak lanjut yang konkret. Tim MPA akan mulai melakukan patroli hutan dan pemantauan titik api di area Strata Pacific. Jika terjadi kebakaran, tim brigade api MPA akan segera dikirim ke lokasi titik api. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan model kolaborasi yang kuat antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan menjamin keberlanjutan lingkungan.

